Exif_JPEG_420


Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik (FT) Universitas Bandar Lampung (UBL) merupakan unit kerja di Perguruan Tinggi yang mengakomodir kebutuhan lulusan teknik yang mampu bersaing secara profesional dan global. Untuk mengakomodir Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Lampung supaya mampu berdaya saing global di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Program Studi Teknik Mesin UBL bekerjasama dengan PT. Kawan Lama Sejahtera dan MKKS Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Provinsi Lampung menyelenggrakan Seminar Nasional Teknik (Semnasnik) Mitutoyo 2016 bertemakan Mempersiapkan Lulusan Agar Mampu Bersaing Di Dunia Industri.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Pascasarjana Kampus Dra. Hj. Sri Hayati Barusman, pada Senin (10-10) lalu, selain menghadirkan perwakilan UBL seperti Dekan FT Dr. Eng. Fritz Akhmad Nutzir, S.T., M.A., Direktur Program Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (PPIK), Ir. Indriati Agustina Gultom, M.M., Kaprodi Teknik Mesin Ir. Indra Surya, M.T., Manajer Operasional Laboratorium Teknik Witono, S.T., M.T., hingga para dosen dan mahasiswa Teknik Mesin UBL.

Sedangkan dari PT. Kawan Lama Sejatera hadir General Manajer Roy Chandra S.T., M.M., bersama Senior Sales Manager Engineer of sheet metal machinery Sudirman, SE, M.M, dan Ketua MKKS SMK Lampung Drs. H. Djumadi S., S.Pd.

Kegiatan ini terasa antusias karena diikuti para undangan, terdiri peserta dari kalangan Kepala Sekolah, Guru, Siswa, hingga Alumni di SMK se-provinsi Lampung, dan perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten/kota se-Lampung termasuk perwakilan kampus lain seperti tampak hadir dari ITERA, Universitas Tulang Bawang (UTB), IBI Darmajaya.

Dekan FT UBL, Fritz Akhmad Nutzir menegaskan diadakannya seminar mitutoyo ini sebagai upaya FT UBL bersama pihak terkait dalam menyikapi perkembangan dunia SMK yang tengah menghadapi persaingan dunia industri di era Globalisasi khususnya MEA.

Dari peningkatan SDM, Fritz menegaskan komitmen FT UBL bersama MKKS SMK Lampung dan pihak industri bersinergi menjalankan tugas mengakomodir pemberian magang para siswa, termasuk mempermudah mendapat lapangan kerja sesuai kajian ilmu selepas lulus. “Itu dapat meningkatkan kualitas, kapasitas, kapabilitas dan kompetensi sebagai (bakal)tenaga kerja industri,”ujarnya.

Sementara itu, Ir. Indriati A. Gultom, M.M., dari PPIK UBL menerangkan upaya pihaknya bersama UBL yang senantiasa akan mewujudkan visi misi kampus ini sebagai kampus pengembangan wirausaha kelas dunia, per-2035.

“Relevansi seminar ini, UBL bersama pihak terkait ingin lebih mempersiapkan sivitas akademika SMK, tak hanya lulusan, tapi siswa,guru, hingga keilmuan,pengetahuan, hingga aplikasi (praktek)nya harus siap masuk dunia industri. Termasuk dapat mengadopsi berbagai macam teknologi, untuk bisa mempermudah kerja industri di Indonesia, bahkan didunia,”jelasnya.

Ketua MKKS Lampung, Djumadi S. menyebut UBL bersama PT Kawan Lama termasuk dua instansi yang berkomitmen memajukan SMK di Provinsi Lampung. Setiap materi dalam seminar ini harus diraih pihak sekolah untuk penyegaran dalam mendapatkan ilmu pengetahuan, pengembangan kiprah melanjutkan studi hingga peluang kerja para lulusan SMK. Ditutup, General Manajer PT Kawan Lama Sejahtera, Roy Chandra menyebut pihaknya bersama perguruan tinggi di Lampung, dimulai dari UBL mempersiapkan lulusan SMK agar mampu berdaya saing didunia industri, khusus dalam persaingan MEA. (Rep. BMHK/Ed. AX)